yang tak ku inginkan, ia datang menghampiri
yang ingin ku gengam ia terhempas
ingatan… kau begitu menyakitkan
ingatan … aku bukan filsuf, mengertilah…
arif
yang tak ku inginkan, ia datang menghampiri
yang ingin ku gengam ia terhempas
ingatan… kau begitu menyakitkan
ingatan … aku bukan filsuf, mengertilah…
arif
Ditulis dalam Makna Kata | Leave a Comment »
“Arti negara demokrasi yang sesungguhnya, yakni pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat”. (Abraham Lincoln)
Abraham Licoln, bekas Presiden Amerika tersebut, menyatakan dalam pidato kenegaraannya tentang definisi demokrasi. Demokrasi yang sesunguhnya, adalah pemerintahan yang lahir dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Demokrasi, menurutnya berlaku universal, dapat diterapkan di semua negara-bangsa di seluruh dunia.
Lanjut Baca »
Ditulis dalam Makna Kata | 1 Komentar »
Di penghujung tahun 2007, kondisi ekonomi dan politik Aceh semakin menghawatirkan. Demokrasi sepertinya belum sejalan dengan kehendak rakyat. Sektor-sektor ekonomi rakyat belum bangkit. Lihatlah, gejolak rakyat dari berbagai kelompok dan organisasi yang menuntut kesejahteraan. Mereka melakukan aksi menuntut bahkan dengan aksi-aksi yang meprihatinkan. Tak hanya itu aksi kriminalitas dengan cara perampokan bersenjata dan teror juga semakin tinggi. Lanjut Baca »
Ditulis dalam Artikel | Leave a Comment »
Inflasi membuat harga-harga kebutuhan pokok menjadi mahal. Kenyataan tersebut membuat rakyat miskin semakin miskin. Pendapatan mereka, tidak mencukupi lagi untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Lanjut Baca »
Ditulis dalam Artikel | Leave a Comment »